Malam idul
Qaraban , menurut ilmu sharaf qurban dari ‘aiida adalah Hari Raya , Qaruba-yaqrabu-qarban
adalah tasrif berasal dari kata telah
mendekat, sedang mendekat atau pendekat. Dari maknanya sudah diketahui tujuan
ibadahnya. Tapi dalam pelaksanaanya ? Takbir keliling keliling putra putri di
malam gelap campur aduk kalo perlu lomba takbiran antara mereka. Dilanjutkan
semalam seuntuk kemudian dilanjutkan di tiga hari berturut turut.
Saya yg masih
belajar jauuuuh dari mengerti islam ini ( bayi merah ) belum menemukan tuntunan
dan perintahnya, di Masjidil Haram dan Di Masjid sekitar Mina dan sekitarnya pun tidak terdengar suara
semalam seuntuk dilanjutkan sampai berhari hari, yang ada adalah pagi menjelang
sampai di lokasi shalat ‘aiida sampai khatib memasuki mimbar.
Dimana perintah mengagungkan Allah ?
185.
..... Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran
bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan
kepadamu, supaya kamu bersyukur.
Apa
salahnya menyebut kalimat kalimat Allah yang baik dengan tujuan syiar ? semalaman dengan horn atau rame rame? Padahal
Allah senang dengan suara yang lembut kecuali memang ada perintah dikeraskan
seperti jama’ah haji atau umrah setelah mengenakan pakaian ihram di mulai dari
miqat Bir Ali . Walaupun
demikian jelas perintahnya beberapa kali saya bersama rombongan , astagfirullah
perintah mengeraskan suara “ labaika lahumma labbaik...” ini jarang
dilaksanakan hanya berlangsung kurang dari 30 menit, padahal perintah Allah
sepanjang perjalanan sampai ke Mekah. Kenapa banyak yang tak tahu, atau tidak mau serta tidak umum bila melakukan. Padahal
tempat pahala pahala itu tidak menurutnya atau angan angan kita , ini baik dapat pahala ini
tidak, tetapi menurut Hukum Allah yang telah dikeluarkan ribuan tahun silam.Yang
dikhawatirkan lagi bila perintah itu dilakukan tetepi melanggar aturan hukum
lainya yang berakibat merusak bahkan menghapus karena sejajar dengan syirik.
Jadi bukan setiap amal ibadah yang dilakukan terus dicatat amal menurut kemauan
kita, bahkan merusak amal lain.
}§ø©9 öNä3ÍhÏR$tBr'Î/ Iwur ÇcÎT$tBr& È@÷dr& É=»tGÅ6ø9$# 3 `tB ö@yJ÷èt #[äþqß tøgä ¾ÏmÎ/ wur ôÅgs ¼çms9 `ÏB Èbrß «!$# $wÏ9ur wur #ZÅÁtR ÇÊËÌÈ
123. (Pahala dari Allah) itu
bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong[353] dan tidak (pula) menurut
angan-angan ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan
diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak
(pula) penolong baginya selain dari Allah. An Nisa.
Jangan jadi orang yang tidak cocok dengan
peraturan Allah hanya karena banyak orang tidak melakukan, dan karena orang
dahulu biasa melakukan. Dulu banyak banyak yang melakukan karena belum tahu,
sedang sekarang banyak cara untuk
mengetahui agama
.
#sÎ)ur @Ï% óOçlm; (#öqs9$yès? 4n<Î) !$tB tAtRr& ª!$# n<Î)ur ÉAqß§9$# (#qä9$s% $uZç6ó¡ym $tB $tRôy`ur Ïmøn=tã !$tRuä!$t/#uä 4 öqs9urr& tb%x. öNèdät!$t/#uä w tbqßJn=ôèt $\«øx© wur tbrßtGöku ÇÊÉÍÈ
104. apabila dikatakan kepada
mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti
Rasul". mereka menjawab: "Cukuplah untuk Kami apa yang Kami dapati
bapak-bapak Kami mengerjakannya". dan Apakah mereka itu akan mengikuti
nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa
dan tidak (pula) mendapat petunjuk?. AL Maidah
Penutup
Bagaimana dengan takbir keliling dengan
suara keras campur putra putri ,anak anak dengan suara keras, padahal Allah
sendiri suka dengan disebut dengan merendah diri dan penuh rasa hormat karena
takut. Jangan seperti orang yang dilupakan berhadapan dengan siapa sehingga
berkata teriak teriak, coba berhadapan dengan kekasih kita ( istri pun ) atau
kita sendiripun tidak suka di teriaki. Kenapa yang kita tidak suka diperlakukan
demikian justru berlaku demikian
.
ä.ø$#ur /§ Îû Å¡øÿtR %Yæ|Øn@ ZpxÿÅzur tbrßur Ìôgyfø9$# z`ÏB ÉAöqs)ø9$# Íirßäóø9$$Î/ ÉA$|¹Fy$#ur wur `ä3s? z`ÏiB tû,Î#Ïÿ»tóø9$# ÇËÉÎÈ
205. dan sebutlah (nama) Tuhannmu
dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak
mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu Termasuk
orang-orang yang lalai. Al a’raf.
Mudah
mudahan bermanfaat.