Biasanya kita mengenal shalat terawih dirumah dengan 4 rakaat salam 4 salam dan di tutup 3 rakaat witir, yang katanya orang M...Sedangkan yang 2 rakaat salam 2 salam sampai 10 rakaat ditutup 3 witir Orang N.... dan ditutup dengan doa panjang. Tapi Coba kita cari tuntunan Rosulullah dalam hadist shahih bagaimana ?
Di Mekah dan Madinah
Pada malam ke 15 Ramadhan dimadinah dilakukan shalat lail (terawih) 2 salam 2
salam sampai 10 rakaat, dengan witir ; 2
salam dan 1 salam jadi jumlahnya 2x10+3=23 rakaat. Pada malam ke 21 ramadhan
dan seterusnya 2 salam 2 salam sampai 10 x ( 20 rakaat ) dimulai setelah
jamaah isyak jam 21.00 Padahal sebenarnya masuk waktu isyak jam 20.00 diundurkan 1jam. Biasanya
kita shalat ya pas masuk jam adzan (manjing /jawa), disini tidak ! Selesai shalat jam 24
sebanyak 1jus / 3jam lah,tanpa ditutup witir, kemudian pada jam 1 mulai shalat
malam lagi sampai dengan jam 3 dengan sujud dan rukuk lebih di perlama dari bisanya , dengan
2 salam 2 salam sebanyak 10 rakaat dan 3 witir penutup , witirnya dibagi 2
salam dan 1 salam, sebelum sujud di witir yang terakir berdoa panjang kurang
lebih 1 jam hingga jam 3nan kemudian sahur dan menunggu subuh jam 430.
Itulah rakaat terawih atau qiyamaulail di Mekah dan Madinah , kadang kita berdiri sampai
hampir jatuh menahan kantuk atau gluyuran = jawa, kaki kaki ini pegal pegal
semua jadi di tengah shalat kita menggerak ngerakan kaki mengurangi pegal pegal
dan kesemutan, tapi itu semua menambah semangat kita menaklukkan hambatan
menggapai rido Allah, apalagi bacaan imam yang bagus menderu mendayu , kadang
berhenti menahan sesenggukan tangis karena kedalamam isi wahyu al quran yang
memperingatkan manusia. Cukup lama imam menahan tangisnya kadang mau diteruskan
membaca surat yang keluar malah tangis imam, di sekitar kita yang mengerti
bahasan arab kadang menangis nangis membuat kita sedih haru bersyukur.
Yang paling membuat haru dan hujan air mata adalah doa penutup di shalat
malam yang panjangnya 2 jam, pasti terjadi hujan air mata, orang orang arab
yang mengerti isi doa imam dengan mendayu dan khusuk melantumkan doa membuat
jamaah bersimbah air mata, sesenggukan, kadang ada juga yang meraung, meminta,
takut,kagum perintah Allah. kadang kita yang tau dikit potongan ayat ayatnya lumayan membuat haru. Inilah yang membuat rindu ramadhan di
mekah, begitu khusuk panjang dan penuh tantangan untuk menegakkan shalat, Imam dalam 1 malam biasanya 4 orang bergantian.
Alhamdulillah jangan lupa di sana 1 rakaat sama dengan 100 000 rakaatnya di sini coba bayangkan.kalo shalat lail 33 rakaat dengan bacaan 1 jus, tambah shalat jenasah 4 rakaat tiap hari hampir 6 kali,tambah shalat sunah sunah, Allahu akbar allahu akbar allahuakbar subhanallah terserah Allah, pahalanya. Ayo saudaraku gapailah, dikatakan Rosulullah siapa umrah dalam bulan ramadhan seperti haji bersamaku...itu semua hadiah Allah.ayo saudaraku.... !
Oh ya disana tidak ada doa “ asyhadu
anlailahailallah... atau niat ingsung poso...” pokoknya lurus seperti shalat
kita sehari hari biasa, tanpa bumbu bumbu ini itu...mempersulit ibadah saja...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar